.: sEgALaNyA iTu tTg SeGaLaNyA

24 August , 2006

Adik Ipar Yang Sering Buka Jilbab di Rumah

Pertanyaan

Assalaamu’alaikum Wr Wb.

Saya laki-laki berumur 28 tahun telah menikah 3 tahun dan memiliki seorang anak berumur 1 tahun. Saya tinggal serumah (menumpang) dengan mertua. Istri dan adik ipar perempuan saya menggunakan jilbab. Namun di dalam rumah adik ipar saya ini sering terbuka auratnya, sungguh saya berat menghadapinya. Karena walaupun ia muhrim saya, tapi kan status muhrimnya hanya sementara (selama saya masih menjadi suami kakaknya). Apa yang sebaiknya saya lakukan? Untuk mengontrak rumah sendiri saya belum punya rejeki yang cukup, sedangkan untuk mengingatkan ipar saya tersebut saya tak sanggup. Saya khawatir lama-lama saya akan terbiasa dengan auratnya sehingga mudah dijerumuskan setan. Padahal Rasullullah sudah bersabda bahwa ipar itu maut. Wassalaamu’alaikum Wr Wb sm

Jawaban

Assalaamu’alaikum Wr Wb Manusia diberi ujian berbeda-beda oleh Allah. Bagi anda ini salah satu ujian untuk anda. Situasi keuangan yang belum memungkinkan membuat anda belum bisa pindah rumah. Ada beberapa usulan kami: 1. Bicarakanlah dengan baik kepada istri anda. Agar istri turut membantu anda dalam usaha menghindari fitnah. 2. Mintalah istri menasehati adiknya sebab status mahram (haram dinikahi) bagi ipar tidak sama dengan mahram permanen. Dalam hal ini ipar tak boleh memperlihatkan auratnya. Apalagi jika ipar anda memang sehari-harinya berjilbab saat keluar rumah, alangkah sayangnya jika di rumah, di depan pria bukan mahram tertentu malah membuka aurat. Ini juga ujian bagi ipar anda tersebut untuk konsisten dengan makna jilbab sebagai

identitas muslimah. 3. Perbanyaklah dzikir bagi diri anda sendiri maupun dzikir di dalam rumah bersama istri dan anak anda. Mintalah agar istri anda juga menasehati adiknya untuk juga banyak berdzikir kepada Allah, agar mempunyai penjagaan dari Allah. 4. Perbanyaklah shaum sunnah bersama istri, agar mengendalikan gejolak anda. 5. Perbanyaklah mengingat-ingat bahaya dosa zina dengan semakin memperbanyak ilmu tentang masalah hukuman bagi pezina. 6. Jagalah jangan sampai pernah terjadi bahwa anda hanya berdua saja di rumah bersam ipar tsb, jika demikian keadaannya, maka hendaknya anda yang menghindar dengan pergi ke manapun juga, apakah berdiam di masjid dekat rumah atau ke manapun, asalkan jangan samapi terpaksa tinggal di rumah hanya berdua dengan ipar. 7. Jagalah harmonisasi antara anda dan istri. Perselingkuhan suami atau istri dengan orang lain biasanya bukan hanya karena satu sebab saja, umumnya ada dua atau tiga sebab yang sering diawali dengan kurang mesranya hubungan suami/istri yang selingkuh tersebut dengan pasangan sahnya. 8. Jika ipar anda tersebut belum juga merubah sikapnya, maka terpaksa andalah yang mengalah, jika berada di rumah, diamlah di kamar, hindarilah bercampur baur dengan ipar tersebut. Berdoalah sekeras mungkin kepada Allah agar segera diberi rumah yang terpisah dari ipar tersebut. Wallahualam bishshowwaab

Wassalaamu’alaikum Wr Wb

HM Ihsan Tanjung dan Siti Aisyah Nurmi

http://www.hayatuna.tripod.com/id2.html
se-Sederhana itu segalanya !!

3 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://foens.blogsome.com/2006/08/24/adik-ipar-yang-sering-buka-jilbab-di-rumah/trackback/

  1. saya heran kenapa cara tanggapan ustat terlalu mengambang dan tidak seperti tanya jawab dan seperti seolah-olah pertanyaan dan jawaban tu dikembalikan kembali ke penanya… jika bisa saya saran tegas aja…. maaf saya menggapinya karana saya pembaca…

    Comment by joko aryanto — 23 May , 2008 @ 12:23 pm

  2. Pak Joko, Ustad kan udah bilang (salah satunya) minta bantuan istri untuk ngomong/ngingetin
    adiknya jangan sembarangan buka aurat di depan suami/kakak iparnya. Trus jangan berdua-dia
    an sama adik ipar dirumah sendirian aja. Mending keluar kalo cuma berdua, karena yang ketiga
    nanti ada setan… Trus banyak dzikir supaya inget Allah & pikiran gak ngeres. Puasa supaya bisa
    ngontrol nafsu, ga sembarang ngumbar nafsu, termasuk syahwat, apalagi pas liat adik ipar lagi
    buka-bukaan aurat. Trus ndidik anak supaya banyak dzikir, supaya dia bisa jadi panutan anaknya,
    kalo dia ngrasa jadi panutan kan gak bakalan nglakuin yang jelek-jelek, karena nanti pasti anaknya
    nyontoh kelakuan bapaknya.

    Comment by Dicky — 19 January , 2009 @ 4:51 am

  3. Biarkan saja begitu. tahu ga tanpa hal semacam itu, iman kamu ga teruji.jangan kalah sama umat agama lainnya, mereka tiap hari tanpa jilbab dan sebagian besar tanpa kejadian apa2. KITA HANYA TERLALU MANJA DENGAN IMAN. SAAT PUASA, RUMAH MAKAN DIPAKSA TUTUP. TERMASUK CERITA ANDA. ITU MANJA. KALAU SEMUA BAIK-BAIK SAJA SAYA YAKIN TIDAK PERLU AGAMA. TIDAK PERLU PENGAJIAN DAN SEBAGAINYA. semua kembali kepada kita. di Papua saja orang pada telanjang jarang ada berita pemerkosaan.

    Comment by halawa — 25 February , 2009 @ 8:45 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer