Bingung dan Takut Salah Memilih Suami
Pertanyaan
Assalaamu’alaikum Wr Wb Ustadz atau Ustadzah yang terhormat, saya seorang muslimah, umur 25 tahun, karyawan swasta. Saya sudah berpacaran dengan seorang pemuda sebut namanya B selama 2 tahun. Sampai saat ini B masih kuliah (tinggal menyelesaikan skripsi), dia memberi les privat untuk membiayai kuliahnya. B tinggal di kota S. 7 Bulan terakhir saya berada di kota J (karena saya mendapat pekerjaan di kota tersebut). Setelah saya pindah saya tetap berhubungan dengan B walaupun hanya lewat telepon dan email. Di kota J ini saya berkenalan dengan pemuda lain sebut saja namanya C. C sudah bekerja, secara finansial C telah mampu untuk hidup berumah tangga. Beberapa hari yang lalu C melamar saya untuk dijadikan istrinya. Saya bingung untuk memilih yang mana karena dari segi agama lebih baik B. Tapi si B ini kadang-kadang memarahi saya (maksud saya belum jadi istri aja udah berani marah apalagi klo udah jadi istrinya) dan yang pasti si B belum siap untuk menikah. Menurut pemahaman saya, tentang pandangan Islam: 1. Dalam mencari istri/suami, pertama yang kita lihat adalah agamanya. 2. Apabila kita telah siap, kita harus menyegerakan menikah saya sangat takut kalau pilihan saya salah, siapapun yang saya pilih, tujuan saya ingin mencapai ridho Allah agar pernikahan saya barokah sehingga akan menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah Beberapa hari terakhir ini saya telah melakukan sholat istikharah Saya sangat berharap, mendapatkan solusi untuk masalah saya ini. Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih pada Ustadz/Ustadzah. Wassalaamu’alaikum Wr Wb Mslm
Jawaban
Assalaamu’alaikum Wr Wb,
Teruskanlah program shalat istikharah anda sampai anda merasa cenderung pada salah satunya dan tampak Allah memudahkan jalan terhadap yang satu itu. Ini disebabkan anda tampaknya memang benar-benar tak mempunyai perasaan yang cenderung kepada salah satunya (benar-benar sama). Jika ternyata anda mempunyai kecenderungan terhadap salah satu diantara mereka, maka shalat istikharah menjadi tidak tepat. Shalat istikharah dimaksudkan untuk menentukan pilihan diantara 2 atau lebih pilihan yang sama kuat. Jika sudah ada pilihan kepada salah satu, sebaiknya shalat sunnah dengan berdoa agar dimudahkan urusan dan dikabulkan apa yang diinginkan. Kemudian usulan kami yang lain 1. Hendaknya anda memperkuat hubungan dengan Allah agar segala langkah dan pilihan anda adalah langkah dan pilihan yang diridhoi Allah dan membawa keberkahan. Caranya dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah. Kuantitas artinya rutinitas ibadah wajib dan ditambah ibadah sunnah, kualitas artinya memperdalam makna ibadah dengan kualitas khusyu dan taqarrub kepada Allah yang tinggi setiap pelaksanaan ibadah. 2. Sebagai calon istri yang akan membentuk keluarga sakinah kelak, sangat perlu kiranya agar anda mencari ilmu tentang itu. Misal dengan mencari, memiliki dan mempelajari perangkat buku yang menjelaskan detil-detil
pelaksanaan syariat Islam dalam keluarga, yang membicarakan topik-topik sejak soal wudhu sampai hadonah, thalaq dan waris. Wallahualam bishshowwaab
Wassalaamu’alaikum Wr Wb
HM Ihsan Tanjung dan Siti Aisyah Nurmi
http://www.hayatuna.tripod.com/id2.html

Oke deh, siapapun pengelola situs ini, setidak-tidaknya sebelum memuat apapun yang pernah kami upload di internet atau dimanapun itu minta ijin kami dulu. Dalam hal ini kami tak bersedia siapapun menggunakan nama kami dalam tulisan atau bahan lain di media tanpa ijin. Kami PERLU bertanggung jawab atas apapun yang di atas namakan kami………Salam Siti Aisyah Nurmi, istri dari Ihsan Tandjung.
Comment by Siti Aisyah Nurmi — 2 March , 2009 @ 6:21 am