Noken As Mega Pro Make Tiger
KEM MACAN TARIKAN MANA TAHAN
Honda Mega-Pro
Kem Tiger (kanan), bentuk mirip dengan punya Mega-Pro sehingga bisa saling tukar
Ketika diukur, puncak bubungan kem si Macan lebih tinggi ketimbang milik Mega-Pro
Untuk melepas/memasang kem, angkat sedikit cap hole kepala silinder terlebih dahulu
Anda tentu masih ingat Suzuki Shogun 125 yang bisa meningkat horse powernya karena pakai camshaft Shogun 110?
Lumayan lo, kenaikan tenaga bisa mencapai 2 dk terpantau dari hasil tes PT Khatulistiwa Suryanusa di kawasan Pramuka, Jaktim.
Nah, hal yang sama bisa dilakukan pada Honda Mega-Pro. Yakni menggunakan kem milik Tiger 2000. Hasilnya, akselerasi meningkat
dan tarikannya mana tahan.
LEBIH GENDUT
“Memang bisa, tak perlu ada ubahan. Kem Tiger bisa langsung pasang ke Mega-Pro,” bilang Wedijanto Widarso, dari technical service
PT Astra Honda Motor. Menurut Wedi, sapaan akrabnya, secara teori memang pengaplikasian kem milik si Macan bisa meningkatkan
tenaga Mega-Pro. Pasalnya, durasi maupun lift kem Tiger sedikit lebih lebar dan tinggi ketimbang Mega Pro.
“Profil kem Tiger agak gendut dan tonjolan bubungannya lebih tinggi dari Mega-Pro. Baik isap maupun buang,” setuju Wihenri,
mekanik Jakarta Honda Center (JHC) di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jaktim kala mengukur sendiri antara kem Mega-Pro dan Tiger.
Untuk lift, kem tiger bagian isap (in) lebih tinggi sekitar 0,2 mm. Sementara buangnya (ex) lebih tinggi 0,3 mm.
Hal itu membuat angkatan klep jadi lebih tinggi. Apalagi bubungan kem si Macan terlihat sedikit lebih gendut ketimbang punya Mega-Pro.
Sehingga pasokan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar jatuhnya akan lebih lama dan buanyak. Wajar jika berimbas ke tenaga.
Mungkin kalau cuma teori, Anda pun masih ragu. Penasaran, OTOMOTIF melakukan pembuktian langsung dengan menerapkan kem
Tiger baru di Mega-Pro keluaran 2003. Memang benar proses pemasangannya tidak perlu melakukan ubahan apa pun. Sama seperti ketika
memasang kem asli Mega-Pro. Kelar terpasang, motor langsung diuji coba di jalan raya.
Tentunya sebelum mengganti kem Tiger, kondisi standar Mega-Pro sudah dirasakan performanya terlebih dulu. Bener saja lo, sesudah
menggunakan noken as si Macan, torsi mesin lebih terasa di putaran bawah. Terutama di kitiran 4.500-5.000 rpm. Akselerasi pun lebih
cepat dibanding masih pakai kem standar Mega-Pro.Bahkan ketika dicoba di putaran mesin lebih tinggi, tenaga seperti tidak kunjung ngedrop.
Makin dibejek grip gas, makin terasa entakan tenaga mesin. Bahkan yang semula (pakai kem Mega-Pro) jarum takometer hanya mentok di 9.500 rpm
saat runing (motor dalam kondisi jalan), setelah pakai kem Tiger bisa tembus hingga 10.500 rpm. Napas mesin pun jadi lebih panjang.
Kalau tak percaya, buktikan sendiri!DiC
Foto: Andhika Arthawijaya
