.: sEgALaNyA iTu tTg SeGaLaNyA

5 October , 2006

siklus anomali

Filed under: Rumah Tangga Islami

Sudah dua minggu ini Kania (24 tahun), terlambat haid. Tak biasanya dia begitu. “Mungkin kecapekan kali ya,” katanya menghibur diri. Pekerjaan di kantor memang tengah tinggi load-nya dan membutuhkan perhatian ekstra, hingga harus lembur.

“Tapi….tunggu, jangan-jangan bukan karena kecapekan? Mungkinkah saya hamil?” pikir Kania beberapa saat setelah dia curhat dengan Sisi, teman sekantor yang sudah berumah tangga dan punya satu putri usia batita.

“Tapi bagaimana mungkin saya hamil, selama ini kami selalu melakukan hubungan intim berdasarkan sistem kalender atau pakai sistem coitus interruptus kok.Apakah KB sistem kalender yang biasa saya lakukan tak manjur lagi?” bathin Kania.

Saat dia melakukan uji sendiri dengan test pack, garis di kertas indicator menunjukkan warna merah jambu nyata yang memastikan dia hamil.

Mungkin ada di antara Anda yang punya pengalaman sama dengan Kania, sudah taat berpantang, tapi tetap ‘jadi’ juga, padahal hari-hari subur tempat telur berovulasi sudah ditandai dan berusaha menahan hasrat di tanggal-tanggal itu. Ada apakah gerangan?

Selama ini kalangan medis amat yakin para wanita hanya berovulasi alias mengeluarkan telur dari ovarium sekali setiap bulan. Namun tampaknya hal itu tak lagi berlaku. Baru-baru ini artikel di jurnal Fertility and Sterility mengejutkan kita dengan bukti terbaru: Tubuh wanita ternyata mampu melepaskan telur berkali-kali dalam sebuah siklus.

“Kami temukan bahwa sekitar 68% dari subyek penelitian punya dua gelombang produksi folikel. Sisa 32% punya tiga gelombang. Ini berarti, wanita mampu berovulasi lebih dari sekali setiap bulannya,” kata Roger Pierson Ph.D dari Universitas Saskatchewan. Intinya, siklus haid tak bisa jadi patokan atas kegiatan telur

Itulah alasan yang mendasari mengapa metode pantang berkala sebagai cara KB alami, tak lagi bisa diandalkan. Namun demikian, penelitian lanjutan masih perlu dilakukan untuk kepastian seberapa konsisten pola produksi folikel serta berapa sering mereka berovulasi.

Bagi yang belum pernah hamil, kemungkinan akan bingung menandai apakah dalam tubuhnya berkembang janin. Menurut Shari Brasner, penulis Advice from a Pregnant Obstetrician, sebelum kehilangan masa menstruasi pun, tubuh sudah mengisyaratkan bahwa Anda telah mengandung. Tanda yang paling gampang dikenali: payudara makin peka dan sensitif, areola lebih besar dan gelap, muncul rasa lelah serta ingin selalu buang air kecil.

Beberapa wanita yang hamil muda mengalami pendarahan ringan saat masa haid tiba (kadangkala kita menyangka itu sebagai tamu bulanan). Padahal pendarahan itu terjadi karena telur yang telah berhasil dibuahi ‘menggali’ ke dalam dinding uterus, untuk selanjutnya menempel di rahim.

Pelajaran yang bisa disimak dari temuan medis yang cukup mengagetkan ini adalah: Jika belum menghendaki hadirnya anak dalam kehidupan Anda, maka gunakan perlindungan saat melakukan hubungan seks…

http://www.hanyawanita.com/_mother_child/pregnancy/article.php?article_id=1989

…….. se-Sederhana itu segalanya !! ………………………

Keluarga Berencana

Filed under: Rumah Tangga Islami

APAKAH ANDA MENGETAHUI ADA BEBERAPA CARA KB YANG BISA ANDA PILIH ?

Mungkin saat ini masih banyak diantara pasangan suami-isteri yang bingung dalam menentukan alat kontrasepsi apa yang sebaiknya mereka gunakan. Hal ini biasa dialami oleh pasangan suami-isteri yang baru menikah atau oleh pasangan suami isteri yang belum mempunyai pengalaman berKB sebelumnya. Sebenarnya ketidaktahuan ini dapat dihindari, bila para pasangan suami isteri mau berusaha mencari informasi ke tempat-tempat pelayanan kesehatan, tempat pelayanan KB, petugas kesehatan atau para kader-kader setempat. Ternyata cukup banyak pilihan alat/metode kontrasepsi yang dapat dipilih dan digunakan. dan hal ini sepenuhnya tergantung dari pilihan pasangan suami isteri itu sendiri, tapi dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan yang ada tentunya. Alat/Metode kontrasepsi yang ada saat ini antara lain :

PIL KB KOMBINASI

*

Sangat efektif bila diminum setiap hari. Bila berhenti akan terjadi kehamilan.
*

Pada bulan-bulan pertama pemakaian, mungkin dapat menimbulkan efek samping, seperti mual, perdarahan atau flek diantara masa haid, kenaikan berat badan, atau sakit kepala. Semua gejala ini tidak berbahaya.
*

Aman untuk hampir semua wanita karena efek samping jarang terjadi.
*

Dapat digunakan wanita berbagai golongan umur, baik yang sudah maupun yang belum punya anak.
*

Dapat mencegah penyakit kanker tertentu, kurang darah (akibat kekurangan zat besi ), nyeri pada waktu haid dan beberapa kesehatan lain.
*

Pil KB Kombinasi yang beredar saat ini antara lain : Mycrogynon-30,Neugynon, Nordette-28, Mercilon-28, Ovostat, Marvelon, Eugynon. dan Gynera.

PIL PROGESTIN / MINI PIL

*

Pilihan yang baik bagi ibu menyusui dan ingin menggunakan pil, mulai diminum pada minggu ke-6 setelah melahirkan.
*

Sangat efektif selama masa menyusui.
*

Jika digunakan tidak pada mas menyusui, biasanya terjadi perubahan pola haid terutama flek-flek diantara masa haid.
*

Pil Progestin / Mini Pil yang beredar saat ini antara lain : Exluton

SUNTIK KB

*

Sangat efektif untuk mencegah kehamilan bila disuntik setiap 1 bulan atau 3 bulan (sesuai dengan jenis suntik KB).
*

Gangguan perdarahan biasa terjadi-seperti flek-flek, perdarahan ringan diantara dua masa haid. Setelah pemakaian satu tahun sering tidak mengalami haid. Kenaikan berat badan juga biasa terjadi atau timbul sakit kepala ringan.
*

Dapat digunakan wanita berbagai golongan umur, baik yang sudah maupun yang belum mempunyai anak.
*

Bila berhenti memakai cara KB ini, kehamilan dapat segera terjadi.
*

Aman digunakan pada masa menyusui, setelah 6 minggu setelah melahirkan.
*

Membantu mencegah tumor rahim dan mencegah kehamilan diluar rahim.
*

Suntik KB yang beredar saat ini antara lain :

Suntik KB 1 bulan sekali : Cyclofem

Suntik KB 3 bulan sekali : Depo Provera, Depo Geston, Depo Progestin.

SUSUK KB (IMPLANT)

*

Tersedia 3 macamsusuk KB terdiri dari 1 batang, 2 batang dan 6 batang.
*

1,2 atau 6 buah batang ini dimasukkan dibawah kulit pada lengan bagian atas.
*

Sangat efektif untuk masa 3 tahun ( untuk jenis 1 dan 2 batang ) dan 5 tahun (untuk jenis 6 batang).
*

Bila diinginkan, susuk KB dapat diangkat setiap waktu.
*

Segera setelah susuk KB diangkat, wanita dapat hamil.
*

Perubahan pola haid masih dalm batas normal-perdarahn ringan diantara masa haid, flek-flek atau tidak haid. Juga timbul sakit kepala ringan.
*

Aman digunakan pada masa menyusui. Dipasang setelah 6 minggu melahirkan.
*

Membantu mencegah anemia dan kehamilan diluar kandungan.
*

Susuk KB yang beredar saat ini antara lain:

Norplant ( 6 batang), Implanon (1 batang), Indoplant (2 batang), Sinoplan(2batang),

KONDOM

*

Selain mencegah kehamilan juga dapat melindungi terhadap infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV/AIDS.
*

Kondom dapat digunakan untuk mencegah HIV/AIDS, sekaligus berKB.
*

Dengan sedikit berlatih-mudah digunakan secara benar.
*

Efektif sebagai alat kontrasepsi bila dipakai dengan baik dan benar setiap berhubungan.
*

Dapat menambah frekuensi hubungan seksual dan secara psikologis menambah kenikmatan.
*

Kondom yang beredar saat ini antara lain : Sutra, Artika, Fiesta dsb.

AKDR (ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM)

*

Alat kecil terdiri dari bahan plastik yang lentur, yang dimasukkan kedalam rongga rahim oleh seorang dokter/bidan terlatih.
*

Sangat efektif dan bila berhenti memakai AKDR kehamilan dapat terjadi. AKDR ini merupakan cara berKB jangka panjang.
*

AKDR tipe Tcu-380A misalnya, efektif paling sedikit selam 10 tahun.
*

Masa haid dapat menjadi lebih panjang dan banyak, terutama pada bulan-bulan pertama pemakaian. Mengalami sedikit ketidaknyamanan setelah AKDR dipasang.
*

Tidak ada pengaruh terhadap ASI. Seorang dokter/bidan yang telah mendapat pelatihan khusus dapat memasangnya segera setelah melahirkan.
*

Infeksi panggul cendrung menyerang pemakai AKDR terlebih lagi apabila si pemakai telah terjangkit infeksi menular seksual.
*

AKDR dapat keluar sendiri pada waktu mengedan, khususnya pada bulan-bulan pertama pemakaian, jadi sangat penting memeriksakan talinya.
*

Tidak dianjurkan digunakan oleh wanita yang mengidap Infeksi Menular Seksual.
*

AKDR yang beredar saat ini antara lain : Cu-T 380 A, Cu-T 380 Ag, Cu-T 220 C,

Nova-T, ML Cu-250 dsb.

METODE SEDERHANA/VAGINAL

*

Spermisid/tissu KB, diafragma dan kap, merupakan cara KB yang dapat dipakai sendiri oleh wanita.
*

Harus dimasukkan kedalam liang vagina (liang sanggama) setiap kali sebelum berhubungan. Dilakukan sebelum mengadakan hubungan seks.
*

Efektif bila digunakan secara benar.
*

Dapat membantu mencegah infeksi menular seksual.
*

Menggunakan cara KB ini , cendrung untuk terkena infeksi saluran kencing.
*

Tissu KB tidak mudah didapat.

METODE OPERASI WANITA (MOW)/ TUBEKTOMI

*

Cara KB permanen bagi wanita yang yakin tidak ingin mempunyai anak lagi.
*

Pertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan.
*

Operasi yang aman dan sederhana. Hanya menggunakan bius lokal.
*

Sangat efektif.
*

Belum ada efek samping jangka panjang. Mengalami ketidak nyamanan sesudah operasi. Komplikasi yang serius karena operasi jarang terjadi.
*

Tidak berpengaruh terhadap kemampuan maupun perasaan seksual.

METODE OPERASI PRIA (MOP)/ VASEKTOMI

*

Cara KB permanen bagi pria yang sudah memutuskan tidak ingin punya anak lagi.
*

Pertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan.
*

Operasi yang aman, sederhana dan mudah. Memerlukan hanya beberapa menit di klinik atau praktek dokter.
*

Menggunakan bius lokal.
*

Baru efektif setelah ejakulasi 20 kali atau 3 bulan pasca operasi. Sebelum itu masih harus menggunakan kondom.
*

Tidak ada efek samping jangka panjang.
*

Tidak berpengaruh terhadap kemampuan seksual.

SISTEM KALENDER

*

Wanita harus mengetahui masa subur dalm siklus haidnya.
*

Sistem kalender adalah : pada masa subur tidak berhubungan seks. Bila berhubungan gunakanlah kondom, tissu KB, diafragma dan kap, atau sanggama terputus selama masa subur.
*

Dapat efektif bila dilakukan dengan benar. Namun pada kenyataanya sering kurang efektif.
*

Diperlukan kerjasama yang baik dengan pasangannya, karena sulit untuk menghindari hubungan seksual untuk waktu yang lama.
*

Tidak ada efek samping fisik.
*

Cara ini dianjurkan apabila cara KB lain sulit dipergunakan pada waktu menderita demam, infeksi vagina, setelah melahirkan atau pada waktu menyusui.

METODE LAM (LACTIONAL AMENORRHOE METHOD)/ PEMBERIAN ASI

*

Cara KB melalui menyusui eksklusif (menyusui bayi dari 0 s/d 6 bulan tanpa makanan tambahan).
*

Seorang wanita menyusui dikatakan menggunakan metode LAM bila :

Menyusui secara penuh atau bayinya tidak mendapat makanan tambahan, ibu sering memberikan ASI, siang dan malam. Ibu belum mendapat haid, bayinya belum berumur 6 bulan.

*

Efektivitas paling lama sampai 6 bulan sesudah melahirkan.
*

Wanita sebaiknya sudah merencanakan penggunaan KB lain, bila tidak menggunakan LAM lagi.

BEBERAPA METODE KB YANG TIDAK DIANJURKAN KARENA KONDISI KESEHATAN TERTENTU

Kondisi Kesehatan Metode yang tidak dianjurkan

§ Merokok dan berumur diatas 35 tahun Pil KB (Pil KB kombinasi)

§ Diketahui mempunyai tekanan darah tinggi Pil KB, Suntik KB

§ 6 bulan pertama menyusui Pil KB

6 minggu pertama menyusui DMPA (Depo Provera, Noristerat), Implan, Pil Progestin.

§ Beberapa penyakit jantung, penyakit Pil KB, Pil Progestin, Suntik

pembuluh darah dan penyakit hati DMPA, Implan. Atau tanya dokter /bidan anda..

§ Sakit kepala migren yaitu sakit kepala yang Pil KB, tetapi penggunaan pil

datang berulang-ulang. Sering terjadi KB dibatasi hanya pada 2

di satu sisi kepala atau berdenyut-denyut yang kondisi yaitu :

menyebabkan mual. Gejala akan lebih buruk bila 1. Wanita berumur 35 th atau

terkena sinar atau mendengar suara-suara bising. lebih.

2. Wanita tidak terbatas umur jika mengalami gangguan penglihatan atau sulit berbicara atau bergerak pada waktu mengalami sakit kepala terebut.

§ Mempunyai infeksi menular akibat hubungan AKDR/IUD

sex atau penyakit radang panggul pada saat ini Gunakan kondom meskipun

atau 3 bulan terakhir. Resiko tinggi-karena sudah menggunakan cara KB

mempunyai lebih dari satu pasangan baik suami lainnya. (Perdarahan pada

atau isterinya. vagina yang tidak biasa munkin merupakan tanda-tanda dari infeksi akibat hubungan seksual).

§ Kondisi-kondisi tertentu yang tidak sempurna AKDR/IUD

Dari organ reproduksi wanita. Tanyakan dokter/bidan anda.

Dr. Sheilla V

Sumber: BKKBN

Designs by : yos@bkkbn.go.id

http://hqweb01.bkkbn.go.id/hqweb/pria/artikel0909-04.html

……..20se-Sederhana20itu20segalanya2020………………………

25 August , 2006

AKHLAQ PERGAULAN Bag.II

AKHLAQ PERGAULAN Bag.II

assalaamu’alaikum wr.wb

Islam telah memberikan petunjuk yang sangat jelas dalam usaha-usaha pembinaan
rumah tangga yang Islami, misalnya saja petunjuk dalam memilih calon pasangan
hidup. Islam mengajarkan bahwa:
- pernikahan haruslah karena Allah semata, yaitu bertujuan untuk membina
rumah tangga yang Islami, melahirkan keturunan yang saleh, dan keluarga
yang sanggup memikul amanah dan dapat melaksanakan kewujudan hidayah Allah
sehingga hidayah ini akan terus berlanjut
- pernikahan haruslah ditujukan untuk menjaga pandangan dan kehormatan sehingga
kita betul-betul bertakwa kepada Allah.
- kita harus betul-betul bijak dalam memilih calon pasangan hidup
- kita seharusnya memilih calon pasangan hidup yang memiliki akhlak dan berpe-
gang teguh dengan agama, meskipun sang calon ini mungkin harta dan wajahnya
di bawah orang lain
- di dalam usaha pemilihan ini, kita harus menjauhi perbuatan yang bisa mengun-
dang kemurkaan Allah karena kita melanggar batas-batas yang telah ditetapkan-
Nya.

Pemilihan calon pasangan hidup yang baik tidaklah melepaskan diri kita dari
tanggung jawab terhadapnya setelah rumah tangga bisa dibentuk. Malahan tanggung
jawab yang lebih besar dimulai pada detik pertama setelah pernikahan. Islam
secara jelas telah memberikan petunjuk tentang tanggung jawab seorang suami
terhadap istrinya, diantaranya:
1. Suami harus bersikap baik terhadap istrinya dan bergaul dengannya dengan
pergaulan yang mesra. Dengan cara ini diharapkan akan tumbuh rasa keper-
cayaan di antara mereka berdua. Dengan cara ini pula seorang suami telah
mengamalkan ajaran Rasulullah:
Orang yang terbaik di antara kalian adalah orang yang berlaku paling
baik terhadap istrinya dan akulah yang berlaku paling baik terhadap
istriku di antara kalian
(HR Thirmidhi dari Aisha)
2. Hubungan dengan istri tak terbatas dalam hubungan syahwat saja. Hubungan
ini seharusnya bisa mewujudkan kesamaan pemahaman dalam pemikiran, kejiwa-
an dan kasih sayang. Pasangan suami istri seharusnya banyak melakukan
kegiatan yang bisa dilakukan bersama, misalnya: membaca, menunaikan
sebagian ibadah, mengerjakan tugas-tugas kerumahtanggaan (memasak, mencuci,
dll), serta meluangkan waktu untuk bersenda gurau.
Dalam masalah beribadah, Allah telah berfirman:
Dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk mendirikan shalat dan ber-
sabarlah kamu dalam mengerjakannya
(QS Thaha: 132)
Dalam masalah bermesraan dengan istri, Rasulullah biasa berlomba lari
dengan Aisha. Rasulullah SAW biasa pula membantu meringankan pekerjaan2
kerumahtanggaan, termasuk misalnya mengesol sepatu.
3. Hubungan dengan istri haruslah dalam batas-batas syariah, tidak menjatuhkan
nama baik Islam, dan tidak melanggar perkara-perkara yang diharamkan oleh
Allah.

Pada dasarnya, keberhasilan dalam pernikahan, keberhasilan dalam memilih
pasangan hidup yang shaleh/shalehah, dan keberhasilan dalam menjalankan kehi-
dupan suami istri menurut acuan Islam akan dapat menolong dalam usaha-usaha
mendidik anak dengan tarbiyah Islamiyah yang diharapkan. Kegagalan membina
rumah tangga menurut cara Islam dan kesalahan dalam memilih calon pasangan hidup
akan menjadi sebab terhadap keruntuhan dan menjadi ancaman terhadap berlakunya
keburukan yang menguasai keluarga seluruhnya.

Pada hakikatnya, hasil yang diharapkan dari terbinanya sebuah rumah tangga yang
islami adalah pewujudan satu generasi yang saleh (Al-Furqan:74). Anak-anak
dilahirkan dalam keadaan fitrah; bila mereka memperoleh tarbiyah yang baik maka
mereka akan menjadi anak-anak yang shaleh.

Islam sangat memandang serius terhadap masalah pentarbiyahan anak-anak dengan
tarbiyah yang baik. Islam mengajarkan agar di dalam keluarga diciptakan satu
suasana dan norma-norma yang bisa memungkinkan pelaksanaan tarbiyah itu.
Rasulullah telah bersabda:
Tiada pemberian seorang bapak terhadap anaknya yang lebih baik dari adab
yang mulia
(HR At-Tirmidhi)

Berlaku pemurahlah kamu terhadap anak-anakmu dan perbaikilah adab mereka
(HR Ibnu Majah dan ibn Abbas)

Apabila seorang anak Adam meninggal, terputuslah semua amalannya kecuali
tiga hal: Sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang
berdoa untuknya
(HR Muslim dari Abu Hurairah)

(Insya Allah bersambung)

wassalaamu’alaikum wr.wb
—-Dodise-Sederhana itu segalanya !!

Kesehatan Wanita

Kesehatan Wanita
Penulis : Dr. Halimah Ali

KotaSantri.com : Kesehatan itu penting bagi semua manusia, terutama bagi kaum wanita yang harus menempuh berbagai gelombang kehidupan yang biasanya sangat berat. Gelombang pertama yang ditempuh oleh kaum wanita ialah sewaktu mulai masa kewanitaannya dengan datangnya haid. Kedua, setelah mengarungi alam remaja dan pada awal dewasa pula ia menempuk alam perkawinan. Diikuti juga dengan gelombang ketiga, yaitu alam keibuan. Dan akhirnya gelombang putus haid (menoupause).

Sesungguhnya untuk menjadi ibu yang sehat, seseorang itu memerlukan penjagaan awal sebelum ia menjadi seorang ibu. Sepatutnya pula hal ini dilakukan semasa bayi. Anak perempuan yang terganggu pertumbuhannya akan menjadi wanita yang kecil dan rendah. Dan pada lazimnya, ibu yang demikian lebih cenderung menghadapi beberapa masalah sewaktu mengandung dan melahirkan anaknya.

Anak-anak perempuan yang sering mengidap cacingan akan selalu kekurangan darah dan nampak pucat, letih dan lesu. Dan jika keadaan ini berkelanjutan sehingga ia mengalami haid, keadaannya akan bertambah buruk. Jika ia tumbuh dalam keluarga yang tidak memperhatikan cara makan yang optimal ia akan terus hidup dalam kesehatan yang tidak sempurna. Dan selanjutnya akan banyak juga masalah kesehatan yang dihadapinya nanti apabila ia menjadi ibu dari anak-anaknya.

***

Kepentingan Kesehatan Bagi Wanita

Ada pepatah mengatakan : “Kesehatan Wanita Tiang Kebahagiaan Keluarga.” Jelaslah, kestabilan suatu masyarakat akan terganggu jika kebanyakan daripada unit-unit kecilnya, yakni keluarga, tidak bahagia. Kita bisa mengibaratkan wanita itu sebagai salah seorang pengurus dalam suatu serikat kerja. Jika ia jatuh sakit, fisik maupun mental, maka serikat itu akan terganggu ataupun mengalami kerugian. Begitu juga dengan sebuah rumah tangga di mana isteri adalah seorang penolong pengurusnya.

Isteri atau ibu yang tidak bisa berfungsi dengan normal akan merugikan serta membebankan suami dan anak-anaknya. Rumahnya sudah tidak terurus dan jika ia terlalu sering sakit si suami akan lebih senang mencari ganti yang lain (Na’udzubillah). Untuk menghindari kejadian pahit seperti ini, wanita harus membekali dirinya dengan kelengkapan dan persediaan yang secukupnya sebelum menempuh gerbang perkawinan. Dan bagi yang sudah berumahtangga dan menghadapi masalah seperti itu dengan kesehatannya, bertindaklah segera sebelum parah, sebelum nasi menjadi bubur.

***

Proses Kewanitaan

Seseorang wanita diciptakan berbeda dengan lelaki. Sejak janin, seorang wanita dibekali alat peranakan yaitu rahim dan pangkal rahim, ovari, saluran faraj dan buah dada yang berlainan dengan lelaki. Inilah keempat keistimewaan yang menjadikan wanita itu sempurna setelah mempunyai kelenjar pituitari (kilang induk). Keempat pusaka itu bisa menjamin kebahagiaan seorang wanita, dengan kehendak Allah SWT. Dan, alat-alat ini juga bisa merusakkan masa depan seseorang wanita jika ia gagal menjaga kehormatan dan kesuciannya menurut aturan yang telah ditetapkan Allah SWT, na’udzubillah.

Proses kewanitaan bermula di peringkat akil baligh (semasa 9-15 tahun) yang disebabkan oleh aktifitas kelenjar pituitari. Kelenjar ini berfungsi sebagai lonceng ajaib yang apabila berbunyi pada masa yang tepat akan mengisyaratkan kepada semua organ kewanitaan supaya berkembang dan memulai fungsinya dengan sewajarnya. Pinggang menjadi ramping, pinggul membulat, jerawat mulai timbul, dan buah dada mulai mengembang dan merasa sakit karena tegang.

Kedua kilang ovari yang mengandung sekitar 400.000 sel telur pra-matang semasa lahir dikerahkan untuk mulai berfungsi. Beberapa sel telur yang kecil membesar tetapi biasanya hanya satu saja yang bisa membesar. Kantong ovari juga mengeluarkan hormon (estrogen) yang menyebabkan lapisan darah di dinding rahim menebal sebagai persediaan untuk menyambut sel telur yang mungkin dibuahi.

Biasanya pada pertengahan siklus haid, sel telur yang matang tadi dikeluarkan dari ovari dan diraup oleh ujung saluran fallopian dan seterusnya ia bergerak perlahan-lahan menuju ruang rahim. Jika pembuahan terjadi, maka sel telur ini akan melekat di dinding rahim yang telah siap sedia dengan ’sarangnya’ untuk menampung keperluan zygot atau bayi kecil itu. Jika pembuahan tidak terjadi, maka lapisan darah di dinding rahim itu tidak jadi berfungsi dan diluruhkan sebagai darah haid. Kuantitas dan waktu keluar darah haid ini berbeda sesuai dengan kadar hormon yang mempengaruhi tebal tipisnya lapisan darah.

***

Siklus Darah Haid

Beberapa wanita mengalami berbagai masalah haid. Hal ini dikaitkan dengan hormon-hormon yang dikeluarkan oleh ovari tadi. Pertama, ia bisa menyebabkan penumpukan air di dalam badan kita yang mengakibatkan perut terasa kembung dan naik berat badan. Oleh karena dinding rahim akan penuh dan jika seseorang wanita tengah mengalami masalah sembelit atau gangguan kantong kencing, ini akan menyebabkan ketidakberesan. Pengeluaran darah melalui pintu rahim yang sempit kadang-kadang mengakibatkan rasa sakit kepada beberapa wanita.

Sebab itulah, wanita yang mengalami gangguan yang buruk semasa gadis akan merasa lebih buruk lagi di waktu haid setelah melahirkan anak. Ini disebabkan ‘pembukaan’ pintu rahim dengan kelahiran anak. Di samping itu, lapisan darah yang luruh meninggalkan pada rahim yang ‘luka’ dan menyebabkan pengeluaran enzim yang bisa menimbulkan rasa sakit bagi wanita yang sensitif. Setengah daripada masalah haid ini bisa diatasi dengan senaman ringan.

Pada mulanya siklus haid ini tidak menentu karena organ-organ yang masih berlatih untuk berfungsi. Setelah beberapa tahun barulah siklus haid menjadi lebih tetap bagi kebanyakan wanita. Ada juga wanita yang tidak tetap siklus haidnya, dari awal sampai akhir riwayat haidnya. [ukhuwah.or.id]
Versi Cetak
se-Sederhana itu segalanya !!

Kiat-kiat Menjadi Cantik

Kiat-kiat Menjadi Cantik
Penulis : Asri Ginayani

KotaSantri.com : Kecantikan wanita selalu jadi obrolan yang menarik, apalagi bagi kaum pria. Cantik itu relatif kata orang. Standar kecantikan berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Mari kita tinjau kecantikan secara umum, secara psikologi.

Berikut saya kutipkan dari sebuah majalah wanita.
“Semua wanita bisa tampil cantik asalkan mampu mengenali kekurangan sekaligus mengelola potensi diri.”
“Kecantikan fisik tanpa diiringi kecantikan jiwa akan terasa hambar.”
“Kita tidak perlu menjadi cantik seperti yang diinginkan semua orang. Cukup menjadi pribadi yang menyenangkan. Dan itu bisa dipelajari.”
“Kecantikan bukan karunia dari langit, sehingga perlu usaha optimal agar terlihat menarik.”

Ada 4 kiat cantik ala Psikolog Tika Bisono, yaitu :

1. Identifikasikan Kekuatan dan Kelemahan Diri
Setiap orang punya kelemahan, tetapi juga memiliki kelebihan. Cobalah lebih mengenali potensi diri. Jika memang sulit untuk menemukannya, mintalah bantuan orang lain, misalnya teman, kerabat, hingga konsultan ahli (psikolog).

2. Fokus pada Potensi
Jangan pernah berhenti mengasah potensi yang dimiliki. Jangan pula sungkan untuk mengungkapkan bahkan mengumumkan kelebihan yang Anda miliki kepada orang lain.

3. Mencari Pengakuan Diri
Pengakuan diri (self recognition) dapat dicapai melalui berbagai prestasi. Manfaatkan potensi yang Anda miliki sebagai modal untuk mendapatkan self recognotion tersebut.

4. Berdandan dan Merawat Diri
Luangkan waktu untuk merawat diri. Perbaiki pula cara berbusana. Bukan hanya saat di luar rumah, tetapi juga ketika sedang bersantai dengan keluarga di rumah. Jangan pakai daster lusuh, ganti dengan busana rumah yang menarik. Suami pasti tetap menganggap anda masih menarik seperti ketika masa bujangan dulu.
Berdandan juga bisa mengundang pujian yang tulus dari orang lain yang akan membuat merasa lebih percaya diri. Tapi, kalau pujian dari pasangan/suami tak kunjung terdengar, walaupun anda sudah berdandan habis-habisan, tidak ada salahnya anda ‘tembak langsung’ menanyakan kepadanya, “Saya cantik nggak pakai baju ini?”

Orang bilang kecantikan sesungguhnya adalah kecantikan yang terpancar dari dalam atau yang biasa disebut “inner beauty”. Dapatkah inner beauty dilatih? Bisa! Inner Beauty tak bisa di touch up seperti riasan tapi kita bisa melatihnya.

Langkah yang perlu ditempuh juga simple saja. Tak harus mengambil langkah drastis dengan mengubah gaya hidup atau berganti kepribadian, misalnya menjauhi kehidupan duniawi dan hidup menyepi di sebuah tempat. Ketulusan dan keindahan hati bukan diukur dari situ, tapi dari kemampuan menghilangkan emosi dan vibrasi negatif, seperti membersihkan jiwa dari rasa dengki dan iri.

Selain itu anda juga harus membuka pikiran untuk melihat batasan kecantikan secara lebih luas. Kecantikan bukanlah kesempurnaan fisik wanita. Kecantikan itu relatif, namun kebersihan jiwalah yang justru diutamakan. Dari sikap ini, akan terbit kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan juga orang lain dalam segala hal. Dengan begini, pikiran positif pun akan muncul dan berujung pada kebahagiaan.

Langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk mengembangkan pikiran positif? Menurut Norman Peale, penulis buku The Power Positive Thingking,

1. Dengan mengucapkan hal-hal positif ketika berdialog dengan diri sendiri, seperti : “Saya pasti bisa melakukan dan menyelesaikan pekerjaan saya.” Dialog dengan diri sendiri perlu disertai rasa sayang, sambil melukiskan kesuksesan yang akan diraih.

2. Buang jauh-jauh pikiran negatif yang berkembang dalam imajinasi. Bila tak ingin merasa bersalah, frustasi, atau ragu-ragu, Anda mampu, kok. Hanya Anda, dan tak seorang pun yang harus memutuskan apa yang nyaman untuk diri Anda. Sadarlah bahwa pikiran negatif dan kecemasan hanya akan mematikan langkah menuju pintu sukses.

3. Bergaulah dengan lingkungan yang menyebarkan atmosfer yang hangat dan membangun. Pikiran positif itu menjalar dan Anda pun akan terstimulasi untuk melakukan hal serupa.

4. Berolahraga. Aktifitas fisik akan membantu Anda menjadi manusia sportif dan percaya diri.

5. Banyaklah membaca buku atau kalimat yang memberi inspirasi tentang keindahan hidup, dengan ketenangan hati dan cinta kasih.

Apa saja hikmah yang diraih dari mempraktekkan gaya hidup berpikir positif? Hari-hari dalam kehidupan akan berjalan lebih lancar, membuat pribadi Anda menjadi hangat dan mampu menikmati hidup.

se-Sederhana itu segalanya !!

Kiat-kiat Memikat Suami

Filed under: Rumah Tangga Islami

Kiat-kiat Memikat Suami

KotaSantri.com : 1. Lelaki gemar diberi perhatian akan hal-hal yang remeh yang berkaitan dengan dirinya. Dia akan senang bila istrinya mengenakan kancing bajunya, mengelap sepatunya, memotong kukunya, dan sebagaiya. Sabda Rasulullah SAW, “Ya Fathimah, barangsiapa wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya serta memotong kumisnya dan mengerat kukunya, maka Allah akan memberikan minuman air dari sungai-sungai di surga, diringankan baginya sakaratul maut, kuburnya akan didapati menjadi taman surga, Allah akan mencatatkannya bebas dari api neraka, dan selamat titian shirat.”

2. Pernahkah Anda dipanggil suami ketika Anda memasak? Anda wajib memenuhi panggilannya. Jika perlu, segera matikan api dan tunaikan permintaannya.

3. Kebanyakan lelaki cukup cerewet dengan kebersihan. Mereka akan bosan apabila isterinya menyambutnya dengan rupa yang semrawut, kusut, dan anak-anak yang lusuh dan kumal “bak kapal pecah dan berantakan”.

4. Lelaki suka dilayani seperti raja oleh isterinya yang memiliki sifat keibuan. Dia suka isterinya mengelap peluhnya, menyediakan keperluan untuk mandi, dan berdiri ketika ia hendak pergi dan kembali.

5. Lelaki suka dipuji. Jangan lupa hargai setiap barang pemberiannya meskipun tidak bagus atau tidak seberapa nilainya.

6. Lelaki akan bosan jika isterinya melulu menagih janji. Mau makan apa, hendak kemana, dan lain-lain.

7. Ada sebagaian lelaki mengatakan, “Isteri yang menghidangkan makanan tanpa menemaninya makan adalah memberi makan kucing.” Anda mesti menemaninya meskipun satu suapan. Thabit Al-Banani berkata, “Terdapat seorang wanita dari Bani Israil yang buta sebelah matanya dan sangat baik pekertinya terhadap suaminya. Apabila dia menghidangkan makanan di hadapan suaminya, dipegangnya pelita sampai suaminya selesai makan. Pada suatu malam pelitanya kehabisan sumbu. Lalu diambil rambutnya untuk dijadikan sumbu. Esok harinya matanya kemballi melihat. Allah memuliakannya karena rasa hormatnya pada suami.”

8. Lelaki senang dengan kefasihan isterinya dalam berkata, bijak dalam bertindak, dan menjadi partner dalam diskusi. Dia akan muak terhadap wanita yang banyak omong tetapi tak bermakna.

9. Kebanyakan lelaki beranggapan “Baiti Jannati”. Rumahku adalah surgaku dan penenang pikiranku. Jadi wajar jika Anda memelihara suasana rumah dan berperan sebagai bidadari rumah.

10. Kalau Anda menginginkan agar suami berlama-lama di rumah, maka jangan menyambutnya dengan masalah anak dan dapur.

11. Suami (mayoritas) suka kepada istri yang kreatif dalam soal memasak, menghias rumah, dan mengurus dirinya dalam melayani suami.

12. Tempat tidur adalah rahasia suami isteri. Jadikan dia kamar yang eksklusif dan pribadi. Suami tidak suka ruang tidurnya dimasuki orang tanpa izinnya.

13. Pantang bagi suami kalau sedang tidur diganggu. Hal ini akan membuatnya marah. Jauhkan anak-anak darinya ketika dia tidur.

14. Pantang bagi suami kalau isteri menolak hajatnya kecuali jika isterinya sedang sakit. “Apabila suami memanggilnya ke tempat tidur tetapi ditolaknya hingga suaminya marah, maka wanita itu tidur dalam laknat malaikat hingga pagi hari.” (HR. Muttafaqun ‘Alaihi).

15. Hanya ketaqwaan Anda yang dapat menguasai ego suami dan membantunya membentuk pribadi muslim yang tangguh serta menjadi suami ideal. Lelaki tidak mudah dengan ucapan cinta, tetapi cukup dengan keluhuran Anda dalam berkorban untuk taat dan menyayangi dirirnya, karena lelaki hanya keras pikirannya tetapi sensitif perasaannya.

Wallaahu a’lam.
se-Sederhana itu segalanya !!

Menjaga Kebahagiaan Rumah Tangga (2)

Menjaga Kebahagiaan Rumah Tangga (2)
Jumat, 17 Maret 06

B. HAK DAN KEWAJIBAN ISTRI

Hak istri adalah:

* Mendapatkan perlakuan yang lembut dan kasih sayang dari suaminya.
* Menerima nafkah lahir dan bathin yang baik.
* Dihargai dan mendapat bimbingan dengan ilmu dan akhlak yang mulia.
* Mendapatkan rumah yang aman.
* Dibantu dan ditolong jika mendapat kesulitan.
* Dilindungi dari orang-orang yang bisa menyakitinya, baik perasaan maupun pikirannya.

Rasulullah Shollalallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kepada para suami,
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik kepada keluarganya.” (HR.Ibnu Majah, At-Tirmidzi)

Kewajiban istri di rumah tangga yakni:

* Mena’ati suami selama hal itu bukan perbuatan maksiat.
* Senantiasa menetap di rumah dan jika ke luar rumah seizin suami.
* Jika berpuasa sunnah seizin suami jika suami di rumah.
* Menjaga rumah dan harta suami serta dirinya ketika suami tidak ada di sisinya.
* Hendaknya selalu bersyukur dan berterima kasih atas pemberian suami kepadanya dan senantiasa mendo’a-kannya.
* Berbuat baik kepada keluarga suami dan kerabatnya.
* Berhias untuk sang suami.
* Memberikan waktu khusus bagi suami untuk keperluannya.
* Tidak memberikan harta, kecuali atas izin suaminya.
* Tidak menyebarkan rahasia suami dan menceritakan aibnya kepada orang lain.
* Apalagi tentang hubungan suami istri, karena hal ini termasuk perkara yang sangat dilarang oleh syari’at.
* Tidak menuntut cerai kepada suami tanpa alasan yang dibenarkan syari’at sebab nantinya ia akan diharamkan mencium bau surga.
أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا طَلاَقًا مَا بَأْسَ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّةِ
“Wanita manapun yang meminta cerai kepada suaminya tanpa ada alasan (yang benar) maka haram baginya (mencium) bau surga”. (HR. Ahmad, Abu Daud, At-Turmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Ad Darimi, Al-Baihaqi, Al-Hakim)
* Ridho dan iklash mengandung anak, menyusuinya selama dua tahun penuh dan memelihara serta mendidiknya sampai anaknya mencapai usia dewasa.
* Menyenangkan suaminya ketika di rumah, memberikan pelayanan yang baik, dan mencari keridhaannya dengan memohon masuk surga kepada Allah Ta’ala.
Rasulullah Shollalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا رَاضٍ عَنْهَا دَخَلَتِ الْجَنَّةَ
“Setiap wanita yang meninggal dunia sedang suaminya ridha kepadanya, maka dia masuk syurga.” (HR. Ibnu Majah 1854 dan At-Turmudzi 1161).
* Tidak menyakiti suami.
* Suami yang beriman dan beramal sholih ditunggu oleh bidadari di syurga. Dari Muaz bin Jabal Radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang wanita menyakiti suaminya di dunia, melainkan berkata istrinya dari bidadari di syurga, “Janganlah menyakitinya, semoga Alloh Subhanahu wa ta’ala mencelakakanmu karena sesungguhnya ia hanya semen-tara menemanimu dan akan meninggalkanmu untuk kembali kepada kami.” (HR. At-Turmudzi 1174, Ahmad 5/242, Hadits hasan).
* Menjaga diri dan harta suaminya ketika suami tidak berada di rumah.

C. HAK BERSAMA SUAMI ISTRI

* Mensyukuri pernikahan sebagai anugrah dari Alloh Subhanahu wa ta’ala yang menjadikan halal dan sah sebagai suami istri.
* Menjaga amanah berupa anak-anak. Mendidik dan merawat anak-anak semoga menjadi insan yang bertaqwa dan berbuat yang terbaik bagi kedua orang tuanya.
* Bersama-sama menciptakan rumah tangga Islami. Kebiasaan dan keteladan yang baik dari orang tua akan ditiru oleh anak-anak mereka. Itulah akhlakul karimah dan merupakan cara memberikan pendidikan yang paling efektif.
* Saling melindungi dan menjaga rahasia masing-masing. Sehingga kelemahan menjadi hilang dan kebaikan semakin tampak. Rumah tangga penuh dengan kedamaian dan keharmonisan serta kasih sayang. Rasul mengingatkan sebaik-baik kalian (para suami) adalah yang paling baik terhadap istrinya. Sebaik-baik wanita sholihah adalah yang taat dan melayani suami dan selalu membantunya dalam urusan akhirat dengan ikhlas.

لَوْكُنْتُ آمِرًا بَشَرًا يَسْجُدُ لِبَشَرٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ اَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا
“Seandainya saya diperintahkan manusia untuk sujud terhadap sesama niscaya saya akan memerintahkan kaum wanita untuk sujud kepada suaminya”. (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Ahmad)

Hal itu menunjukkan betapa besarnya nilai ketaatan wanita terhadap suaminya.

http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatsakinah&id=42
se-Sederhana itu segalanya !!

se-Sederhana itu segalanya !!

Menjaga Kebahagiaan Rumah Tangga (2)
Jumat, 17 Maret 06

B. HAK DAN KEWAJIBAN ISTRI

Hak istri adalah:

* Mendapatkan perlakuan yang lembut dan kasih sayang dari suaminya.
* Menerima nafkah lahir dan bathin yang baik.
* Dihargai dan mendapat bimbingan dengan ilmu dan akhlak yang mulia.
* Mendapatkan rumah yang aman.
* Dibantu dan ditolong jika mendapat kesulitan.
* Dilindungi dari orang-orang yang bisa menyakitinya, baik perasaan maupun pikirannya.

Rasulullah Shollalallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kepada para suami,
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik kepada keluarganya.” (HR.Ibnu Majah, At-Tirmidzi)

Kewajiban istri di rumah tangga yakni:

* Mena’ati suami selama hal itu bukan perbuatan maksiat.
* Senantiasa menetap di rumah dan jika ke luar rumah seizin suami.
* Jika berpuasa sunnah seizin suami jika suami di rumah.
* Menjaga rumah dan harta suami serta dirinya ketika suami tidak ada di sisinya.
* Hendaknya selalu bersyukur dan berterima kasih atas pemberian suami kepadanya dan senantiasa mendo’a-kannya.
* Berbuat baik kepada keluarga suami dan kerabatnya.
* Berhias untuk sang suami.
* Memberikan waktu khusus bagi suami untuk keperluannya.
* Tidak memberikan harta, kecuali atas izin suaminya.
* Tidak menyebarkan rahasia suami dan menceritakan aibnya kepada orang lain.
* Apalagi tentang hubungan suami istri, karena hal ini termasuk perkara yang sangat dilarang oleh syari’at.
* Tidak menuntut cerai kepada suami tanpa alasan yang dibenarkan syari’at sebab nantinya ia akan diharamkan mencium bau surga.
أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا طَلاَقًا مَا بَأْسَ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّةِ
“Wanita manapun yang meminta cerai kepada suaminya tanpa ada alasan (yang benar) maka haram baginya (mencium) bau surga”. (HR. Ahmad, Abu Daud, At-Turmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Ad Darimi, Al-Baihaqi, Al-Hakim)
* Ridho dan iklash mengandung anak, menyusuinya selama dua tahun penuh dan memelihara serta mendidiknya sampai anaknya mencapai usia dewasa.
* Menyenangkan suaminya ketika di rumah, memberikan pelayanan yang baik, dan mencari keridhaannya dengan memohon masuk surga kepada Allah Ta’ala.
Rasulullah Shollalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا رَاضٍ عَنْهَا دَخَلَتِ الْجَنَّةَ
“Setiap wanita yang meninggal dunia sedang suaminya ridha kepadanya, maka dia masuk syurga.” (HR. Ibnu Majah 1854 dan At-Turmudzi 1161).
* Tidak menyakiti suami.
* Suami yang beriman dan beramal sholih ditunggu oleh bidadari di syurga. Dari Muaz bin Jabal Radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang wanita menyakiti suaminya di dunia, melainkan berkata istrinya dari bidadari di syurga, “Janganlah menyakitinya, semoga Alloh Subhanahu wa ta’ala mencelakakanmu karena sesungguhnya ia hanya semen-tara menemanimu dan akan meninggalkanmu untuk kembali kepada kami.” (HR. At-Turmudzi 1174, Ahmad 5/242, Hadits hasan).
* Menjaga diri dan harta suaminya ketika suami tidak berada di rumah.

C. HAK BERSAMA SUAMI ISTRI

* Mensyukuri pernikahan sebagai anugrah dari Alloh Subhanahu wa ta’ala yang menjadikan halal dan sah sebagai suami istri.
* Menjaga amanah berupa anak-anak. Mendidik dan merawat anak-anak semoga menjadi insan yang bertaqwa dan berbuat yang terbaik bagi kedua orang tuanya.
* Bersama-sama menciptakan rumah tangga Islami. Kebiasaan dan keteladan yang baik dari orang tua akan ditiru oleh anak-anak mereka. Itulah akhlakul karimah dan merupakan cara memberikan pendidikan yang paling efektif.
* Saling melindungi dan menjaga rahasia masing-masing. Sehingga kelemahan menjadi hilang dan kebaikan semakin tampak. Rumah tangga penuh dengan kedamaian dan keharmonisan serta kasih sayang. Rasul mengingatkan sebaik-baik kalian (para suami) adalah yang paling baik terhadap istrinya. Sebaik-baik wanita sholihah adalah yang taat dan melayani suami dan selalu membantunya dalam urusan akhirat dengan ikhlas.

لَوْكُنْتُ آمِرًا بَشَرًا يَسْجُدُ لِبَشَرٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ اَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا
“Seandainya saya diperintahkan manusia untuk sujud terhadap sesama niscaya saya akan memerintahkan kaum wanita untuk sujud kepada suaminya”. (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Ahmad)

Hal itu menunjukkan betapa besarnya nilai ketaatan wanita terhadap suaminya.

http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatsakinah&id=42
se-Sederhana itu segalanya !!

Menjaga Kebahagiaan Rumah Tangga (1)

Filed under: Rumah Tangga Islami

Artikel Keluarga Sakinah

Menjaga Kebahagiaan Rumah Tangga (1)
Rabu, 08 Februari 06

Menjadi suami isteri yang baru merupakan kondisi yang berbeda sama sekali dibanding ketika bujangan. Menjadi suami isteri berarti bertemunya dua watak, perasaan, keinginan, kebiasaan, dan kesenangan yang berbeda. Maka yang harus dilakukan adalah berupaya untuk saling memahami dan menyesuaikan diri serta membuat kesepakatan yang sama untuk tujuan sebuah keluarga.

Rumah tangga yang bahagia adalah rumah tangga yang dibangun di atas tujuan mencari ridho Alloh subhanahu wa ta’ala dan masing-masing pasangan memahami tugas, peran, fungsi, hak dan kewajiban serta tanggung jawabnya di dalam rumah tangga.

A. HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI
Setiap orang tua mempunyai hak atas anaknya. Demikian pula seorang anak mempunyai hak atas ayahnya. Kewajiban-kewajiban seorang Ayah adalah:

* Mendapatkan calon ibu yang sholihah yang akan mengandung, menyusui dan mendidik putra-putrinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan bahwa biasanya suami itu memilih wanita yang ingin dijadikan isteri dengan empat alasan, karena kecantikkannya, nasabnya, hartanya dan agama-nya dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan agar calon suami menitikberatkan pada faktor agama.

* Seorang suami mengerti cara menggauli istrinya.
o Seorang suami ketika awal menemui istrinya hendaklah berdo’a meminta kebaikan dari istri yang diberikan-Nya, lalu meletakkan tangannya di atas ubun-ubun kepala isterinya dengan berdoa:
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِمَاجَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَاجَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
o Kemudian sholat bersamanya dua raka’at.
o Selanjutnya ia mendatangi isterinya dengan menye-nangkan hati isterinya, sehingga suasana nyaman, hangat, dan indah berkesan.
o Jika ia hendak mendatanginya, maka hendaklah ia (suami) berdo’a,
اَلّلهُم جَنِّبْنَا الشّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
“Ya Allah, jauhkanlah kami dari syaithan dan jauh-kanlah syaithon dari apa-apa yang Engkau rizqikan kepada kami.”
Apabila sang suami telah mencapai kepuasan, maka hendaklah ia menunggu sampai sang isteri mencapai kepuasannya.
o Suami tidak memaksa ketika sang isteri sedang tidak tenang hatinya atau sedang kelelahan karena seharian mengurus rumah dan anak.

* Suami mendorong isteri untuk memperbanyak kela-hiran atau mempunyai anak. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Nikahilah perempuan yang penyayang dan dapat mem-punyai banyak anak (subur), karena aku bangga dengan sebab banyaknya kalian di hadapan para nabi nanti pada hari Kiamat.” (HR. Ahmad No: 13594)

* Memimpin anak-anak dan isterinya, menjadi orang yang dituakan, hakim, sekaligus pendidik, sehingga tidak ada anggota keluarga yang menyimpang akhlak dan adabnya.
Firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala, “Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menaf-kahkan sebagian dari harta mereka.” (QS. An-Nisa, 4:34)

“Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan. Di dalamnya ada malaikat yang kasar lagi bengis yang tidak mengingkari terhadap apa yang diperintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (QS.At-Tahrim:6)

Biasakan dirimu dengan ketaatan dan kebaikan, kemudian ajarkan kepada anak-anak dan isterimu kebaikan dan ketaatan itu.

* Memberi nafkah dengan memberikan makanan yang halal, pakaian dan tempat tinggal.
Firman Allah, “Hendaknya orang yang mempunyai kelelua-saan itu memberikan nafkah sesuai dengan keleluasaannya.” (QS: At-Thalaq: 7)

* Nabi  bersabda,
دِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي سَبِيْلِ اللهِ، وَدِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي رَقَبَةٍ، وَدِيْنَارٌ تَصَدَقْتَ بِهِ عَلى مِسْكِيْنٍ وَدِيْنَارٌ أَنْفَقْتَهٌ عَلى أَهْلِكَ أَعْظَمُهَا أَجْرًا الّذِي أَنْفَقْتَهُ عَلى أَهْلِكَ
“Satu dinar yang kamu belanjakan di jalan Alloh Subhanahu wa Ta’ala, satu dinar yang kamu belanjakan untuk (membebaskan) seorang budak, satu dinar yang kau sedekahkan kepada orang miskin dan satu dinar yang kamu belanjakan untuk keluargamu, maka yang terbesar (pahalanya) adalah dinar yang kamu belanjakan untuk keluargamu.” (HR. Imam Muslim dari Abu Hurairoh Radhiallahu ‘anhu No: 995)

* Menyediakan rumah atau tempat tinggal untuk istri dan anaknya.

* Menjadi teladan bagi anak dan istri dalam kebaikan dan ketakwaan kepada Alloh Subhananu wa Ta’ala. Dalam bimbingan suami yang sholih dan istri yang sholihah sangat memungkinkan bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang dalam suasana yang baik dan penuh keimanan.

* Menghormati orang tua dan keluarga istri serta kerabatnya. Sebab bila seseorang menikah, dia bukanlah menikah dengan istrinya saja, tetapi dia juga mengambil saudara dan kerabat istrinya sebagai saudara dan kerabatnya yang harus disayangi juga.

* Menganjurkan dan menggairahkan isteri untuk meningkatkan wawasan dan keilmuan. Menghadiri majlis ilmu dan mempelajari ilmu yang sesuai dengan kodrat wanita, dengan tetap memperhatikan keamanan dan tidak adanya ikhtilat dengan laki-laki.

* Menyediakan waktu khusus bagi istri dan mendengarkan keluhan-keluhannya. Menghargai pekerjaan rumahnya dan pemeliharaan anak-anaknya. Jika mengetahui ia melakukan kekeliruan tidak segera mencelanya, tetapi menasehatinya dengan cara yang baik.

* Tidak mencelanya maupun membanding-bandingkan-nya dengan wanita lain yang lebih baik. Sebab kita pun sangat tidak senang, jika dibanding-bandingkan dengan orang lain, karena setiap orang punya kekurangan dan kelebihan, demikian juga sang istri.

* Mengajak istri dan anak-anak mengunjungi orang-orang sholih untuk mencontoh mereka. Mengunjungi guru dan meminta nasehat darinya.

* Mengajak istri dan anak-anak untuk sesekali mengisi liburan dengan rekreasi ke tempat yang sejuk dan menyegarkan fisik dan pikiran. Mengadakan permainan yang menggembirakan seperti olah raga dan bermain kejar-kejaran dengan istri dan anak-anak.

* Memberikan hadiah yang mendidik kepada isteri dan anak jika melakukan sesuatu yang baik. Tidak mengukur hadiah dari mahalnya harga, tetapi dari perhatian yang tepat, saat yang sesuai dan disaat mereka terlihat meng-harapkan perhatian.

http://www.alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatsakinah&id=41
se-Sederhana itu segalanya !!






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer